loading...
» » » » Mahasiswi Indonesia Diperkosa Di Belanda

loading...

Seorang mahasiswi asal Indonesia diperkosa orang tak dikenal di Rotterdam, Belanda. Pemerkosa biadab itu disebut juga mencekik korban dengan rantai sepeda.

"Benar adanya peristiwa tersebut. Mahasiswi tersebut masih dalam perawatan. Pihak RS belum mengizinkan untuk dijenguk," ucap Duta Besar RI untuk Belanda, I Gusti Agung Wesaka Puja kepada detikcom, Senin (23/7/2018).

Berikut fakta-fakta pemerkosaan terhadap mahasiswi tersebut:


1. Mahasiswi diperkosa saat pulang ke rumah

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (21/7) pagi. Seperti dilansir media Belanda NOS, awalnya korban bersepeda dari stasiun ke rumahnya. Dia ternyata diikuti pelaku.

Sesaat setelah mengunci sepedanya, korban diserang oleh pelaku. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit.

2. Korban dicekik rantai sepeda

Seperti dilansir media Belanda RTV Rijnmond, pelaku mencoba mencekik korban dengan rantai sepeda dan memperkosanya. Korban yang tidak berdaya sempat tidak sadarkan diri.

Kesaksian datang dari tetangga korban. Dia mendengar suara teriakan saat sedang menonton TV.

"Saya mendengar seseorang lari kemudian saya mendengar teriakan 'tidak!' dan suara meraung. Saya tidak langsung melihat keluar karena saya kira itu adalah anak-anak muda yang baru pulang," kata seorang lansia yang tinggal di dekat rumah korban kepada koran Belanda AD, seperti dilansir NL Times

"Andai saja saya tahu, saya akan langsung memanggil polisi," sesal lansia itu.

3. Korban mahasiswi pertukaran dari Indonesia

RTV Rijnmond menyebut korban adalah mahasiswi pertukaran di salah satu universitas di Rotterdam. Perempuan itu berusia 20-an awal dan berasal dari Indonesia.

KBRI Den Haag saat ini sudah mendampingi korban yang saat ini ada di rumah sakit. Pihak RS saat ini belum mengizinkan korban dijenguk.

"Benar adanya peristiwa tersebut. Mahasiswi tersebut masih dalam perawatan. Pihak RS belum mengizinkan untuk dijenguk," ucap Duta Besar RI untuk Belanda, I Gusti Agung Wesaka Puja.

4. 20 detektif buru pelaku

Polisi di Rotterdam membentuk tim untuk menginvestigasi kasus ini. Tim itu terdiri dari 20 orang detektif.

Sementara itu, media Belanda lainnya yaitu NOS menyebut polisi telah memeriksa lokasi kejadian. Mereka memetakan rute pelaku dan mengecek kamera pengawas untuk mengetahui identitas pelaku yang disebut berkulit gelap itu. sumber

loading...
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama