loading...
» » » Penjualan Santriwati ABG Oleh Guru Pesantren Marak di Garut

loading...

Jelas masih ingat tentang kasus Fany Octora, ABG yang mau menikah siri dengan Bupati Garut Aceng HM Fikri karena iming-iming menggiurkan. Dan ternyata kasus penjualan manusia ini memang marak di Garut, khususnya di area pesantren. "Di Garut ada beberapa aduan seperti ini, modusnya pesantren," kata Sekjen Satuan Tugas Perlindungan Anak (Satgas PA), Muhammad Gufron di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Kamis (6/12/2012) melansir dari Okezone.

Kasus human trafficking alias penjualan manusia di Garut ini biasanya menggunakan modus operandi menawarkan santri perempuan kepada pengusaha atau pejabat setempat dengan tujuan berbeda-beda. Parahnya pelaukanya adalah guru pesantren itu sendiri. "Mereka biasanya ditawarkan oknum guru di pesantrennya dan dikenalkan kepada orang lain yang mencari istri, atau bisa juga para kiyai yang meminta untuk menikahi anak tersebut dengan alasan supaya lebih pintar.

Orang tua juga kadang terlibat langsung dalam hal ini," ujarnya. Ada pula guru yang meminang sendiri anak didiknya dengan harapan santri tersebut mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

Mirisnya lagi, sang orang tua murid mayoritas merestui pernikahan karena himpitan faktor ekonomi. Kendati seperti suka sama suka, namun hal ini masuk dalam kategori human trafficking karena terdapat proses jual-beli, transaksi, proses terima-pemberian, bujuk rayu dan tipu daya.

loading...
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama