loading...
» » Persija Tak Mampu Lunasi Gaji Bepe Dkk

loading...

Ketua Umum Persija Jakarta, Ferry Paulus mengatakan, dirinya siap mundur dari jabatannya. Hal itu diungkapkannya menanggapi masalah krisis finansial Macan Kemayoran yang hingga saat ini belum terselesaikan.

Atas krisis finansial tersebut, sejumlah pemain Persija terkena imbasnya. Sepuluh pemain, termasuk dua pemain bintang, Bambang Pamungkas dan Ismed Soyfan, hingga saat ini belum mendapat gajinya selama lima bulan.


"Kalau kalian inginkan saya mundur, saya mundur hari ini. Tetapi, pastikan bahwa pengganti saya bisa menyelesaikan berbagai masalah ini, seperti ketika saya datang bisa membayar utang piutang Persija," ujar Ferry saat berbicara di depan ratusan Jakmania yang melakukan demo di kantor Persija, Jakarta, Kamis (3/1/2013).

"Tunjukkan orang-orangnya ke sini dan pastikan juga orang-orang itu bisa menyelesaikan persoalan gaji-gaji para pemain sampai periode yang akan datang. Kalau memang bisa seperti itu, saya hari ini akan membuat surat pengunduran diri," tambahnya.

Ferry sebelumnya mengungkapkan, saat ini manajemen Persija memiliki total tanggungan sebesar Rp 8 miliar untuk pelaksanaan mengikuti kompetisi Indonesia Super League (ISL). Untuk pemain sendiri, Macan Kemayoran masih menunggak biaya sebesar Rp 3,7 miliar.

"Karena perlu diketahui kita menerima pemasukan dari tiket cuma Rp 4,2 miliar sedangkan penyelenggaraan membutuhkan biaya lebih dari Rp 8 miliar. Jadi tidak cukup biaya kita," ungkap Ferry.

Karena masalah finansial ini, Persija diboikot sejumlah pemain pentingnya. Selain Bepe dan Ismed, delapan pemain utama Persija, yakni Amarzukih, Leo Saputra, Ramdhani Lestaluhu, Andritany Ardhiyasa, Rahmad Affandi, Johan Juansyah, AA Ngurah Wahyu, dan Galih Sudaryono pun melakukan hal yang sama. (sumber:kompas)

loading...
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama