loading...
» » » Kepala Sekolah Dirampok, Dana BOS Rp 21,3 Juta Raib

loading...

Rumah milik kepala sekolah SD Bendungan, Rusmini Al Susi Rusmiati, di Jalan Lamongan Barat 3, Gajah Mungkur, Semarang didatangi dua perampok. Uang tunai sebesar Rp 25,3 juta digasak perampok setelah sempat berebutan dengan Rusmini.

Peristiwa terjadi pada Jumat (19/10/2012) sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu dua orang yang mengendarai Yamaha Vixion merah masuk ke kampung dengan perlahan-lahan. Kendaraan itu berhenti di depan rumah Rusmini. Dua orang yang menumpang sepeda motor tersebut lantas membuka pintu menggunakan kunci yang disimpan di bawah keramik di depan rumahnya.

"Masuknya pakai kunci yang disimpan di bawah keramik karena tidak ada kerusakan di pintu. Padahal yang tahu kunci itu disimpan di sana cuma keluarga," kata adik Rusmini, Puput yang tinggal di sebelah rumah tersebut, Jumat (19/10/2012).

"Kebetulan suami dan anaknya sedang tidak ada di rumah," imbuhnya

Perampok yang berhasil masuk kedalam rumah lalu mengacak-acak dan mengambil uang milik masjid sebesar Rp 3,5 juta yang disimpan di kamar depan. Selanjutnya di kamar tengah, perampok mengambil uang Rp 500 ribu yang disimpan di lemari.

"Yang anehnya itu perampok tahu letak kunci ada di atas lemari," ujar Puput.

Tidak berhenti sampai di kamar tengah, perampok melanjutkan aksinya di kamar berikutnya. Dalam ruangan tersebut ternyata Rusmini sedang tidur dan di dekat kepalanya ada tas berisi uang dana BOS sebesar Rp 21,3 juta. Perampok pun mengambilnya dengan perlahan-lahan.

Nah saat itulah Rusmini terbangun dan berusaha merebut kembali tas berisi uang itu sambil berteriak. "Kakak saya sempat tarik-tarikan dengan perampok sambil teriak maling hingga di pintu masuk rumah. Dia juga ditendang kakinya," terang Puput.

Namun Rusmini kalah kuat. Si perampok berhasil merebut tas itu dan melarikan diri dengan mengendarai sepeda motornya dalam keadaan terburu-buru. Karena panik, helm dan rokok milik perampok tertinggal di rumah Rusmini.

Sementara itu saksi bernama Hariadi mengatakan dirinya langsung datang ke lokasi setelah mendengar jeritan Rusmini. Saat mendatangi rumah Rusmini, perampok sedang terbirit-birit mengendarai sepeda motornya. Hariadi pun segera mengejar pelaku.

"Saya kejar mereka ke arah jalan besar, tapi setelah sampai Pasar Sampangan, saya kehilangan jejak," ucap Hariadi.

Suami Rusmini, Suyoto mengatakan uang BOS itu dibawa pulang istrinya pada hari Kamis (18/10) kemarin. Rencananya akan ada petugas yang mengambil uang tersebut.

"Tidak tahu karena apa kok kemarin tidak ada yang mengambil," terang Suyoto.

Terkait peristiwa tersebut, Unit Identifikasi dan Olah TKP Polrestabes Semarang bersama petugas dari Polsek Gajahmungkur yang tiba di lokasi kejadian langsung meminta keterangan beberapa saksi.

Mereka juga mengamankan barang bukti berupa dua helm hitam dan rokok yang diduga milik pelaku. Hingga saat ini peristiwa tersebut masih dalam penyelidikan Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Semarang. (sumber:detikNews)

loading...
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama