loading...
» » Pria Nekad Perkosa Pujaan Hatinya

loading...

Malang nian nasib seorang gadis, sebut saja Melati, warga Jalan Depati Said, Kelurahan Pelita Jaya, Kecamatan Lubuklinggau Barat, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan harus merelakan keperawanannya direnggut paksa oleh empat orang preman dilokasi tidak jauh dari rumahnya Rabu (11/4/2012).

Kejadian itu baru terungkap, pada Kamis (10/5/2012) setelah korban melaporkan ke Sental Pelayanan Kepolisian (SPK) Kepolisian Resor (Polres) Kota Lubuklinggau.

Diduga korban diperkosa oleh seorang pemuda, RD, karena kerap menolak cintanya. Akhirnya pelaku nekad memperkosanya bersama tiga pelaku lainnya. Pemerkosaan itu sendiri terjadi, sekitar pukul 08.30 WIB.

Bermula ketika korban dijemput Ro, di rumahnya. Lalu korban diajak Ro ke salah satu warung pempek yang tidak jauh dari rumah korban. Karena warung tersebut ramai, Ro kemudian memutar arah sepeda motornya menuju lokasi penghijauan Kelurahan Mesat Seni. Tiba dilokasi tersebut Ro menghentikan laju sepeda motornya tidak jauh dari gedung SMAN 5 Lubuklinggau.

Sementara Rd, yang sudah lebih dahulu menunggu di lokasi tersebut, langsung mendekati korban dan mengancam korban dengan pisau. Lalu dibawa ancaman pisau tersebut, korban dibawa ke salah satu pondok yang ada disekitar lokasi tersebut. Di pondok tersebut teman-teman Rd sudah menunggu dengan menggunakan cadar.

Didalam pondok itu juga, Rd  yang sudah dua kali ditolak cintanya oleh korban, langsung menodai korban dengan paksa. Tidak sampai disitu, usai melampiaskan nafsunya, Rd kemudian memberikan kesempatan kepada tiga rekannya untuk ikut menggiliri korban.

Sementara Ro yang bertugas menjemput korban hanya menunggu di luar pondok untuk mengawasi situasi. Usai melampiaskan nafsunya, Rd dan rekan-rekannya meninggalkan korban begitu saja di dalam pondok tersebut. Korban yang dalam kondisi tidak berdaya akhirnya pulang dengan menumpang ojek.

Dengan pertimbangan akan menghadapi ujian, dan beberapa pertimbangan lainnya, korban tidak langsung melapor kejadian itu ke aparat kepolisian. Korban diantar keluarganya melaporkan hal itu ke Polres Lubuklinggau.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Lubuklinggau, AKBP Chaidir, melalui Kasat Reskrim, AKP Achmad Akbar, didampingi KBO, Iptu Marsub, membenarkan adanya laporan itu. “Ya laporannya sudah kita terima dan saat ini kasusnya tengah didalami,” ujar Marsub.

Menurutnya, pihaknya telah mengantongi beberapa orang nama yang diduga pelaku yakni sebanyak empat orang, sedangkan pelaku utama diduga berinisial Rd. Dan sekarang dilakukan pengejaran terhadap para pelaku. “Kita harapkan pelaku proa aktif menyerahkan diri kepada polisi,” tegasnya.sumber:okezone

loading...
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama