loading...
» » » Browser BlackCat Ciptaan Anak SMP Bernama Rozaq

loading...

Browser BlackCat Ciptaan Anak SMP Bernama Rozaq - Di antara banyak booth di INAICTA pada tahun 2011, salah satu yang menarik adalah sebuah booth browser lokal yang dibuat oleh seorang siswa SLTP.

Adalah Rozaq Adi Sagoro, seorang siswa kelas 2 dari SLTPN 4 Bogor, yang membuat browser sendiri yang bernama BlackCat. "Browser ini saya buat dua pekan sebelum pameran INAICTA pada tahun 2011 lalu," ujar Rozaq, di JCC,

Dikatakan oleh Rozaq bahwa browser BlackCat buatannya hampir sama kemampuannya dengan browser lain, hanya saja browser tersebut baru bisa

berfungsi pada OS Windows 7 dan Windows Vista. Nama 'BlackCat' sendiri didapat oleh Rozaq setelah ia berdiskusi panjang dengan kakaknya.

Salah satu keunggulan browser BlackCat menurut Rozaq adalah tampilan antarmuka atau UI-nya yang warna-warni, sesuai dengan tema untuk usia remaja. Browser BlackCat menurut Rozaq baru bisa digunakan hanya untuk PC, belum untuk mobile.

Selain itu, Rozaq mengaku bahwa dalam membuat browser tersebut ia hanya melihat tutorial yang tersebar banyak di internet. Browser BlackCat karya Rozaq juga terpilih sebagai salah satu nominator pemenang untuk kategori Application di INAICTA 2011.

"Browser BlackCat baru pertama kali dipamerkan dan dibagikan secara gratis di acara INAICTA 2011," ungkap Rozaq, seraya menambahkan bahwa ia juga berniat untuk mempatenkan hasil karyanya tersebut.

Sekilas tak ada yang istimewa dari bocah SMP asal Bogor ini. Hobinya main komputer seperti anak-anak seusianya. Tapi kemampuan berkomputer Rozaq Dwi Sagoro ini tak bisa dianggap remeh. Ia berhasil menciptakan browser internet buatan sendiri.

Siswa SMP Negeri 4 Bogor ini membuat browser yang kemudian diberi nama Black Cat. Butuh waktu setengah bulan bagi Rozaq untuk membuat browser. Ia menggunakan program Visual Basic.

"Susahnya itu waktu bikin script," ujar anak kedua pasangan Suwanto dan Suprapti Kustariah ini saat ditemui Ghiboo di ajang Indonesian ICT Award (INA ICTA)

Sang ayah mengatakan, bakat Rozaq sudah terlihat sejak kecil. Bahkan kemampuan programming dipelajarinya secara otodidak. Jika anak-anak seusianya memilih membaca komik, maka Rozaq memilih membaca buku-buku komputer.

"Sebelum bikin browser, karya pertamanya bikin game tembak-tembakan pakai Visual Basic," ujar sang ayah.

Saat ditanyakan soal hak cipta, Suwanto mengatakan Black Cat memang belum terdaftar secara resmi. Tapi, ia menambahkan, dengan keikutsertaannya di INAICTA 2011 ini setidaknya merek browser ciptaan anaknya telah tersimpan datanya di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) selaku penyelenggara.

"Jadi kalau sewaktu-waktu ada yang mengaku atau menggunakan nama Black Cat, tinggal lihat saja file-nya di Menkominfo. Lihat tanggalnya mana yang lebih dulu," jelas Suwanto.

loading...
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama