loading...
» » Polisi: Mahasiswi Itu Tahu Pacarnya Memerkosa!

loading...


Salah seorang tersangka kasus perampokan dan pemerkosaan seorang tukang sayur bernama RS (35), yakni AI atau YN (18), mengaku di hadapan penyidik tidak mengetahui peristiwa itu kendati berada di dalam angkot tersebut saat teman-temannya beraksi. AI, yang merupakan mahasiswi dan kekasih tersangka utama YBR, yang berperan memerkosa RS, mengaku tertidur ketika itu.

Dia tahu, ini yang saat ini kami dalami, apakah saat itu terjadi, dia mengeluarkan suara-suara yang memprovokasi pelaku memerkosa atau diam saja.

Namun, fakta lain justru terungkap saat penyidik mendalami kasus ini. Kepolisian meyakini, saat sang kekasih, YBR, memerkosa RS, AI mengetahui peristiwa itu.

"Dia tahu perkosaan itu. Dia tahu, ini yang saat ini kami dalami, apakah saat itu terjadi, dia mengeluarkan suara-suara yang memprovokasi pelaku memerkosa, atau dia diam saja," kata Kepala Polisi Resor Depok Kombes Mulyadi Kaharni, Senin (26/12/2011) di Mapolres Kota Depok.

Mulyadi menuturkan, berdasarkan pengakuan AI, ia tidak tahu bahwa pelaku akan merampok atau memerkosa RS. Ia ikut menaiki mikrolet bersama kekasihnya lantaran dijanjikan akan diantar pulang bertemu kakeknya.

"Pengakuan dia diajak ke rumah kakeknya untuk diantar pulang ke rumah. Tapi, enggak tahu kalau kendaraannya dipakai untuk kejahatan," ungkap Mulyadi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, AI dan YBR diketahui baru dua bulan ini berpacaran. Sementara itu, dua pelaku lain, yakni MSD, yang masih buron, dan DR, merupakan teman satu komplotan YBR saat merampok korban-korban lain di dalam angkot sejak 2009. AI tidak turut serta dalam aksi kejahatan YBR sebelumnya.

"Dia hanya ikut kali ini saja," papar Mulyadi.

Polisi, lanjutnya, akan mendalami motif AI tidak langsung melaporkan kasus tersebut ke aparat kepolisian. Pasalnya, tidak ada ancaman yang diterima AI dari kekasihnya. Lebih dari itu, AI bahkan akhirnya kabur bersama YBR dan diberikan fasilitas tempat tinggal selama pelariannya.

"Itu dia, dia tidak diancam. Bahkan, dia kabur bersama, dan difasilitasi tempat tinggal. Motif kenapa dia tidak langsung melapor, ini yang harus didalami," ujar Mulyadi.

Diberitakan sebelumnya, polisi sudah menahan tiga pelaku kasus perampokan dan pemerkosaan RS pada 14 Desember lalu di dalam mikrolet M-26 jurusan Kampung Melayu-Bekasi. Ketiga pelaku itu adalah YBR alias R, DR alias D, dan seorang perempuan yang merupakan kekasih YBR, yakni AI (18). Sementara itu, satu pelaku lagi, MSD, masih dalam pengejaran polisi.

Semua pelaku dianggap bertanggung jawab telah melakukan kejahatan pidana terhadap RS. RS, yang berprofesi sebagai tukang sayur, menaiki mikrolet M-26 pada tanggal 14 Desember lalu. Mikrolet tersebut sedianya akan mengantar RS yang hendak berbelanja sayuran ke Pasar Kemiri Muka, Depok.

Namun, naas, di tengah jalan RS justru dilecehkan secara seksual. RS diperkosa, dirampok, lalu dibuang di tengah jalan oleh para pelaku. Kompas.com

Kakak Adik Diperkosa Bapak Tiri Dari SD Hingga SMA

loading...
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama