loading...
» » Kakek Guru Ngaji Cabuli 4 Muridnya

loading...


Tindakan guru ngaji di Madrasah Al-Marfuah, MN (72) sungguh bejat. MN tega mencabuli empat murid ngajinya yang masih di bawah umur. MN pun dilaporkan orangtua korban ke Komnas Perlindungan Anak (PA).

3 Orangtua korban mendatangi Komnas PA, di Jl TB Simatupang, Jakarta Selatan, Selasa (1/11/2011). Ketiganya yakni Devita (35) ibunda dari SL (13), Yusuf (40) bapak dari HS (8) dan DK (8), dan Eliyah (43) ibunda dari RN (7).

Pelaporan ketiga orangtua korban ini langsung diterima oleh Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait. Korban dan pelaku pencabulan tinggal di satu lingkungan yang sama di Jl Swasembada Timur, Kelurahan Kebon Bawang, Tanjung Priok.

Eliyah mengaku pelaporan ini dimula saat anaknya tidak mau lagi mengaji di Madrasah Al-Marfuah, tempat MN mengajar ngaji. Sampai akhirnya anaknya menangis karena dipaksa untuk tetap pergi mengaji.

"Saya terus tanya kenapa nggak ngaji? Dia cerita kalau dia diraba-raba bagian tubuhnya. Dicium-cium, dijilat-jilat, dikenyot-kenyot di bagian payudara dan kemaluannya," ujarnya.

Begitu juga dengan anak dari Devita dan Yusuf. Devita dan Yusuf mengaku anaknya juga mengalami hal serupa. Anak-anak mereka tidak mau lagi mengaji.

"Pertama kali anak saya bilang mau pipis sakit. Akhirnya saya tanya dia bilang suka diraba-raba," jelasnya.

Menurut Devita, di dalam madrasah tersebut, MN ternyata punya ruangan sendiri saat melakukan aksi bejatnya tersebut. Kakek bercucu 6 anak ini pura-pura menyuruh murid yang sudah dia incar untuk mengerjakan tugas di ruangan tersebut.

"Kalau ada anak yang ia incar, anaknya nggak boleh pulang. Disuruh mengerjakan PR dulu dibawa ke ruangan itu," ungkapnya.

loading...
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama