loading...
» » » Kasus Sedot Pulsa Mengancam RBT

loading...


Ring back tone yang sekarang jadi salah satu pemasukan utama dan lahan promosi para musisi, terancam di nonaktifkan. Menyusul kasus penyedotan pulsa yang ramai di bicarakan, Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) mengeuarkan sebuah surat edaran yang meminta semua Provider menghentikan penawaran konten dan melakukan deaktivasi/unregistrasi semua layanan jasa premium. Salah satu yang didalamnya, ya ada Nada dering itu. Semua tertulis di SURAT EDARAN Nomor 177/BRTI/X/2011.

Ini poin poin yang ada di dalam surat edaran itu:

1. Menghentikan penawaran konten melalui SMS broadcast/pop-screen/voice broadcast sampai dengan batas waktu yang akan ditentukan kemudian;
2. Melakukan deaktivasi/unregistrasi paling lambat Selasa, 18 Oktober 2011 pukul 00:00 WIB untuk semua layanan Jasa Pesan Premium (termasuk namun tidak terbatas pada SMS/MMS Premium berlangganan, nada dering, games, atau wallpaper), kecuali untuk layanan publik dan fasilitas jasa keuangan serta pasar modal yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan memberikan notifikasi deaktivasi dan informasi cara registrasi ulang bagi pengguna yang berminat tanpa dikenakan biaya tambahan;
3. Menyediakan data rekapitulasi pulsa pengguna yang terpotong akibat layanan Jasa Pesan Premium yang diaktifkan melalui SMS broadcasting/pop-screen;
4. Mengembalikan pulsa pengguna yang pernah diaktifkan dan dirugikan akibat layanan Jasa Pesan Premiumji7

5. Pelaksanaan butir 1 sampai dengan 4 di atas wajib dilaporkan secara tertulis dan berkala kepada BRTI dimulai hari Rabu, 19 Oktober 2011 dan setiap hari Rabu pada tiap minggunya sampai dengan tanggal 31 Desember 2011.

loading...
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama