Advertisement

Berita Terbaru

Daftar Film Indonesia Berkualitas Tahun Ini

Minggu, 20 Mei 2012

BEGITU banyak film-film horor cabul yang bermuntahan di bioskop kita. Namun tahun 2012 ternyata menyimpan banyak film berkualitas. Beberapa film sudah dirilis, beberapa lagi hendak diproduksi dan akan dirilis di media dan akhir tahun ini. Berikut Daftar Film Indonesia Berkualitas Tahun Ini

wanasedaju.blogspot.com

Impetigore

Status: Pra Produksi
facebook.com
BANYAK yang enggak tahu, kalau tahun ini Joko Anwar menggarap dua film sekaligus. Yang pertama Modus Anomali, sudah dirilis. Selanjutnya ada Impetigore yang juga bergenre thriller. Namun untuk kali ini, tampaknya akan banyak darah dimana-mana. Meski demikian projek film ini belum terendus media sedemkian gencar. Tapi semoga film ini punya hasil yang jauh lebih baik dari Modus Anomali.
Ide ceritanya sendiri menarik dan cukup lokal.  Yaitu tentang seorang gadis yang selamat dari percobaan pembunuhan di desa kelahirannya. Dia pun kembali ke kampung tersebut namun tak menyadari jika para penduduk ingin membunuhnya. Ini karena gadis itu dianggap membawa kutukan.
Spekulasi Saman: 9 dari 10. Film Kala dianggap sebagai bagian awal dari trilogi ‘deadtime’. Sampai sekarang belum jelas yang mana prekuel dan mana triloginya. Jika Pintu Terlarang masuk ke dalam prekuel, yang menjadi film ketiga apakah Modus Anomali atau Impetigore. Tapi ada kekhawatiran Impetigore sesimpel Modus Anomali secara teknis. Saya sih, pengennya sespektakuler karya Joko sebelumnya.
Tingkat Antusias: Sangat Antusias
Demi Ucok
Status: Produksi
ceritamu.com
SAMMARIA Simanjuntak yang pernah memenangkan Piala Citra lewat Penulis Skenario Asli Terbaik lewat Cin(T)a, membuat film ketiganya berjudul Demi Ucok.  Ceritanya sendiri mengenai Gio atau Gloria Sinaga, seorang gadis batak yang tak ingin hidup konvensional ala ibunya. Sementara sang ibu, Mak Gondit bertekad mencarikan ‘ucok’ untuknya.
Ekspektasi Saman: 7 dari 10. Film produksi PT Kepompong Gendut dan Royal Sinema Multimedia ini rencananya akan dirilis April 2012, namun sampai hari ini belum ada kabarnya di situs 21cineplex. Saya tidak memasang ekspektasi terlalu tinggi karena dari segi teknis seperti halnya Cin(T)a, film Sammaria mungkin hanya akan menjadi FTV yang ditayangkan di bioskop. Meskipun punya ide cerita yang ‘bioskop’.
Tingkat Antusias: Antusias
Rayya, Cahaya di Atas Cahaya
Status: Produksi
VIVA Westi adalah salah seorang sutradara perempuan yang sudah beberapa kali menjadi juri inti dalam FFI. Kredibilitasnya sebagai juri ‘dipertanyakan’ lantaran karya-karyanya tidak begitu ‘nendang’. Seperti menulis skenario untuk film-film Nayato yang memang punya lebel ‘kelas bawah’. Sementara karya terbaik Viva menurut saya adalah May (2008), film yang mengambil isu kerusuhan Mei 1998 dengan tokoh seorang perempuan keturunan. Film terbarunya diperankan Titi Sjuman dan Tio Pakusadewo.
Menceritakan seorang artis terkenal, Rayya. Di luar dia tampak sempurna, namun di dalam dia hancur. Dia selalu punya niat bunuh diri. Dalam proyek pengerjaan buku biografinya, dia dekat dengan seorarang fotografer bernama Arya Dan di sinilah hubungan bermulai. Ketika Arya ‘membuka mata’ Rayya.
Ekspektasi Saman: 7 dari 10. Film produksi Pic(k)lock Production ini rencananya akan dirilis September 2012. Trailer-nya sendiri sudah ada di youtube. Dari tata teknis, film ini meyakinkan. Apalagi jika Titi Sjuman disandingkan dengan Tio Pakusadewo. Hanya film May sebagai karya Viva yang saya tonton. Film tersebut bagus secara teknis dan semoga film Rayya akan lebih baik.
Tingkat Antusias: Antusias.

Soegija
Status: Siap Rilis
indonesia.ucanews.com
GARIN Nugroho setelah membuat film spektakuler Daun di Atas Bantal, membuat film-film dengan bujet rendah namun berkualitas bagus. Film berbujet rendahnya Opera Jawa bahkan menang penghargaan internasional di sana-sini. Kini, Garin usai membuat film kolosal berjudul Soegija. Usai tahun ini dia menelurkan film Mata Tertutup yang amat non-mainstream itu. Soegija bercerita tentang perjalanan uskup pribumi  pertama di Indonesia bernama Monsinyur A Soegijapranata SJ.
Ekspektasi Saman: 8 dari 10. Film ini akan dirilis 7 Juni 2012. Trailernya sendiri bisa disimak di youtube dengan durasi yang lumayan panjang. Mungkin film ini tidak akan meraih kursi penonton yang banyak untuk skala lokal. Namun bukan tak mungkin akan mendapatkan penghargaan di luar negeri. Atau jangan-jangan bisa masuk Best Foreign Languange di Academy Awards.
Tingkat Antusias: Antusias

Payung Merah The Movie
Status: Pra Produksi
facebook.com
FILM berdasar film pendek sebelumnya dilakukan Rumah Dara, berdasar film pendek berjudul Dara dalam omnibus Takut. Film The Mo Brother itu nyatanya tidak lebih baik dari versi pendeknya. Hal yang sama dilakukan sebuah film pendek yang meraih Best Short Asian Film di Asian Short Film Awards. Film berjudul Payung Merah atau Red Umbrella ini juga masuk ke dalam official selection beberapa ajang festival. Dan untuk skala lokal, film ini baru saja memenangkan The Ladrang Awards di Festival Film Solo 2012.
Ekspektasi Saman: 7 dari 10.
Tingkat Antusias:  Antusias

Horror 666
Status: Siap Rilis
TAHUN ini begitu banyak film omnibus. Setelah Hi5teria menjadi box office, satu lagi omnibus horor siap mewabah bioskop. Adalah Horror 666 yang diproduksi UK Films dan Want Production.
Ekspektasi Saman: 6 dari 10. Trailer salah satu filmnya berjudul Gending Tengah Malam karya Dedy Syhputra sudah nongol di youtube. Tapi dari kemasannya saya berpikir kalau film memang amat indie dengan gambar yang kurang spektakuler.
Tingkat Antusias: Cukup Antusias. Karena salah seorang pemeran adalah the rising star (pemeran Pengejar Angin).


Belenggu
Status: Pasca Produksi
kaskus.us
BEBERAPA tahun terakhir Upi sama saja dengan sutradara setipikal. Masuk ke dalam kubangan film mainstream yang kurang berkualitas. Kali ini dia mengerjakan proyek film dengan judul yang mengingatkan saya pada novel: Belenggu.  Film ini katanya bergenre thriller dengan sederetan bintang film ternama seperti Laudya Cyntia Bella dan Bella Esperance. Film ini berkisah tentang orang-orang yang terbelenggu pada masa lalu, dan paralelitas itu menghubungkan mereka pada sebuah dendam. Aseeek ..
Espektasi Saman: 5 dari 10. Film-film Upi memang tampak meyakinkan namun kerap kali menemui kekecewaan kala menonton filmnya. Tapi dari keterlihatannya, film ini memang bikin penasaran.Apalagi dengan posternya yang punya nilai rasa artistik.
Tingkat Antusias: Antusias.


Bumi Manusia
Status: Pra Produksi
PROJEK film berdasar novel legendaris ini memang sudah berembus sejak tahun 2007. Pram semasa hidup menginginkan jika novelnya difilmkan, maka dia menginginkan sutradara Indonesia yang membuat. Garin Nugroho pun diisukan menyutradarai film Bumi Manusia. Sayang, barangkali karena keterbatasan dana, dia mengaku tak mampu menyutradarai. Kemudian, projek diambil alih oleh Mira Lesmana selaku produser, dengan Riri Riza sebagai sang sutradara.
Sebelumnya Mira dengan Miles Production-nya memang membikin film trilogi Laskar Pelangi berjudul Edensor. ‘Sayang’, sebuah production house mendesaknya untuk cepat-cepat membikin. Karena faktor idealisme, mengingat membuat film epic seperti Edensor sangat tidak mudah, Mira pun ‘lepas tangan’. Alhasil Edensor pun konon akan ditangani Mizan Production. Entah dengan kualitas yang jauh lebih buruk atau sebaliknya.
Mengenai Bumi Manusia, tahun ini, Mira mengaku sudah mendapatkan inverstor dari Belanda. Perlu diketahui kalau film ini memang sangat ’serius’ dan sastra, jadi kecil kemungkinan diapresiasi masyarakat Indonesia yang lebih senang dengan film mainstream. Hal itu menjadi pertimbangan investor lokal. Namun jika  film ini rampung, bukan tidak mungkin akan sukses di luar Indonesia. Paling tidak di ajang-ajang festival.
Naskah adaptasi film ini dikerjakan Jujur Prananto. Dan katanya yang akan memerankan tokoh Minke adalah Nicholas Saputra. Wah, menurut saya lumayan tidak cocok. Nicho punya wajah oriental sementara Minke adalah sosok pribumi asli. Mau diitemin kayak Janji Joni juga enggak akan bisa mengurangi muka innocent beliau. Tapi entah dengan dukungan make up. Yang jelas jangan biarkan tokoh Minke jatuh pada aktor-aktor semacam Lukman Sardi atau Reza Rahadian.
Sebagaimana yang diketahui Bumi Manusia yang merupakan salah satu dari novel tetralogi, sudah dialihbahasakan ke dalam 33 bahasa.  Novel ini berlatar Indonesia pada tahun 1898 sampai 1918. Hmmm, kalau film ini dibuat dengan tata artistik yang baik dan epic, pasti akan sangat membanggakan Indonesia.
Spekulasi Saman: 8 dari 10. Sebab dua karya epic Riri Riza seperti Laskar Pelangi dan Gie memiliki tata artistik yang kurang spektakuler. Mungkin karena keterbatasan dana. Karena masih pasca produksi alias mentah, maka keinginan menonton film ini menjadi serba tidak pasti. Meski demikian, Laskar Pelangi menjadi Film Terbaik di Festival Film Asia Pasifik 2009,  dan tidak didaftarkan dalam FFI.
Tingkat Antusias: Antusias


9 Alasan


Status: Pra Produksi
ISU film mengenai 9 istri presiden pertama RI, Soekarno ini sudah berembus sekira pada tahun 2011. Dari sumber yang saya dapat, judul film itu 9 Alasan, diproduksi Rupakata Cinema,  disutradarai Deddy & Renny Fernandez, dan ditulis E.S. Ito. Mengenai jajaran cast-nya, nama-nama besar dengan citra luks pun terpilih. Para istri itu diperankan oleh Acha Septriasa, Happy Salma, Revalina S. Temat, Lola Amaria, Mariana Renata, Wulan Guritno, Pevita Pearce, dan sisanya diperankan oleh pendatang baru. Sementara tokoh Soekarno sendiri diperankan Tio Pakusadewo.
Film ini diisukan akan tayang pada pertengahan tahun lalu, namun hingga kini kabar mengenai kelangsungan film ini tidak terendus media. Namun jika film ini jadi dibuat, pasti akan menjadi film yang ‘tidak main-main’. Dengan jajaran pemain seperti itu dan didukung tata teknis yang baik, bukan tak mungkin 9 Alasan -atau entah apa judulnya- akan menjadi salah satu masterpiece karya anak bangsa.
Spekulasi Saman: 9 dari 10. Rasanya menyenangkan melihat sederetan aktor terkenal dengan kualitas mumpuni bergabung dan memainkan ensamble performance. Mirip dengan para aktor dalam Berbagi Suami, saling melengkapi.
Tingkat Antusias: Sangat Antusias

Extraordinary Me
Status: Pengembangan
xordinaryme.wordpress.com
MASIH ingat dengan film psikologis berbau thriller Fiksi.? Sang sutradara Mouly Surya yang juga mendapat Piala Citra sebagai Sutradara Terbaik FFI 2008 membuat film keduanya berjudul Extraordinary Me. Film yang rencananya berdurasi 100 menit ini dibintangi Tara Basro (Hi5teria, Catatan Harian si Boy) dan Nicholas Saputra. Filmnya sendiri berkisah tentang perjalanan tiga remaja yang beberapanya mengidap kanker mata.
Andhika, 17 tahun, yang sepertinya diperankan Nicholas, menderita kanker mata. Ini membuatnya harus memakai bola mata buatan yang kerap kali jatuh. Andhika pun berteman dengan para tunanetra yang lebih mengerti kondisinya Sementara ada dua tokoh cewek yang sepertinya akan membawa mereka pada konflik cinta segitiga. Klise enggak, sih? Tapi baru kali ini ada film yang menyinggung masalah kanker mata. Tentu dan semoga akan lebih baik dari film Surat Kecil untuk Tuhan yang amat FTV itu.
Spekulasi Saman:
Tingkat Antusias: Antusias

Perahu Kertas
Status: Siap Rilis
FILM ini tepat ditonton para pengagum Dewi Lestari. Film berdasar novel Dee berjudul Perahu Kertas ini disutradarai Hanung Bramantyo dan diproduksi Mizan Production. Menceritkana kisah cinta pop Kugy dan keenan. Yang satu tomboi dan yang satu pelukis cerdas. Kisah cinta anak muda modern ini tampaknya akan menjadi manis karena balutan dialog artistik.Film ini rencananya akan dirilis Agustus 2012. Tunggu saja.
Spekulasi Saman: 6 dari 10. Adipati Koesmadji  sebagai Keenan dan Maudy Ayunda sebagai Kugy mungkin dianggap tepat memerankan. Keduanya bermain di film yang sama, Malaikat Tanpa Sayap,
bikinan Rako Prijanto. Namun bagi saya yang tidak pernah membaca novelnya, dua aktor muda itu lumayan bikin saya malas. Ditambah saat menyaksikan trailer film tersebut di youtube. Sinematografi yang simpel membikin saya berpikir kalau film ini kurang penting.
Tingkat Antusias: Tidak Antusias

Hello, Goodbye

Status: Siap Rilis
FALCON Pictures yang memproduksi film Sajadah Ka’bah, Milli dan Nathan, Xia Aimei, dan Semesta Mendukung, membuat film yang tampaknya bergenre drama Korea berjudul Hello, Goodbye. Film ini dibintangi pasangan kekasih Atiwah Hasiholan dan Rio Dewanto.  Film yang ditulis dan disutradarai Titien Watimena ini mengisahkan mengenai kisah percintaan seorang pelaut bernama Abi, dengan Indah, seorang diplomat muda dari KBRI.
Spekulasi Saman:  7 dari 10. Film yang berbahasa Indonesia juga Korea ini tampaknya akan menjadi sejenis FTV jika dipoles dengan tata teknis film standar. Mengingat Atiqah maupun Rio juga lebih sering berojolan di FTV SCTV.
Tingkat Antusias: Tidak Antusias
Rectoverso
BERBAKAT, punya nama, dan merupakan seniman sejati juga produktif: Dee atau Dewi Lestari. Yang sempat mengeluarkan antologi cerpen sekaligus album berjudul sama: Rectoverso. Dan para pecinta karya Dee pun setuju kalau film ini dijadikan film. Tapi ketika melihat siapa yang menanganinya, wah, jangan sampai deh, karya sebagus itu bisa jadi sampah setelah dijadikan film. Ada nama Marcella Zallyanty, Olga Lydua, Cathy Saron, Rachel Maryam dan Happy Salma. Kelima aktris ini memegang peran sebagai sutradara yang akan membuat lima cerpen yang diambil dari buku Dee. Ekspektasi Saman: 6 dari 10. Mari menonton tanpa membawa ekpektasi banyak-banyak.
Tingkat antusias: Antusias. Mengingat lumayan banyak artis ternama yang meningkatkan selera kita menonton seperti Prisia Nasution, RIma Melati, Widyawati, dan ya, ampun ada orang itu lagi! Ya, Lukman Sardi! ==
Azraq


Status: Kurang jelas
FILM tentang TKW sudah disentil Lola Amaria dalam Minggu Pagi di Victoria Park. Pada 2011, Brajamusti Entertain konon akan membuat film bertema sama berjudul Azraq yang dibintangi Nadine Chandrawinata. Tapi sampai kini kabar mengenai proyek film itu masih simpang siur.
Ekspektasi Saman: -
Tingkat Antusias: Cukup Antusias.
Cinta Mati
Status:  Pengembangan
SEPERTINYA ini hanya akan menjadi FTV yang disiarkan di bioskop. Cinta Mati adalah drama yang dibintangi si yuck Vino G Bastian dan Astrid Tiar (film layar lebar keduanya setelah Badai di Ujung Negeri). Dengan pemilihan pemain ala FTV, judul yang klise, dan entah dengan poster seperti apa, saya amat malas menontonnya.
Ekspektasi Saman: -
Tingkat Antusias: Tidak Antusias.


5CM
Status: Produksi
NOVEL best seller 5 Cm karya Donny Dirgantoro sudah lama diisukan akan diadaptasi menjadi sebuah film. Sayang tahun ini kabar tentang proyek film ini tidak terendus media.
Ekspektasi Saman: -
Tingkat Antusias: Antusias.
The Scent of Passion
Status: Pasca Produksi
WOW, Nia Dinata bikin film lagi! Itu pun untuk kepentingan produk pewangi pakaian -kalau tidak salah. Jadi film pendek yang dibintangi Artika Sari Devi itu akan ditayangkan via facebook dan pengguna internet bisa mengatur alur film tersebut. Jadi ini memang bukan film bioskop. Mirip dengan omnibus film dari Lux.
Ekspektasi Saman: -
Tingkat Antusias: Antusias.
Pintu Harmonika
Status: Pra Produksi
LUNA Maya yang getol berkicau lagi di industri perfilman, menyutradarai film omnibus horor Pintu Harmonika bersama Sigi Wimala dan Ilya. Tiga film pendek itu berjudul Skors, Piano, dan Otot.
Ekspektasi Saman: -
Tingkat Antusias: Antusias.
*
ITULAH beberapa proyek film Indonesia yang layak dinantikan. Beberapa akan rilis tahun ini dan sisanya bisa jadi hanya akan menjadi semacam isu atau dirilis tahun depan.Indonesia!sumber:forum/kompas

BERITA TERKAIT: